![]() |
| Hadits Thabrani Bukti Bumi Bulat |
Jabal Dayn adalah kerucut vulkanis dorman setinggi 2.900 meter dpl (400 meter dari elevasi kota Sana'a) yang menjadi bagian dari gunung berapi raksasa Harrat Arhab. Jabal Dayn terletak sejauh 20 kilometer dari kota Sana'a. Sementara lokasi dimana taman Bathan dulu berada kini telah menjadi Masjid Jami' al Kabir atau Grand Mosque of Sana'a, masjid terbesar dan tertua di kota itu sekaligus tempat ditemukannya salah satu manuskrip al-Qur'an yang tertua. Ilmu falak telah membuktikan bahwa bila dari masjid ini ditarik garis lurus ke puncak Jabal Dayn dan garis tersebut diperpanjang hingga hampir 820 kilometer jauhnya, maka ujung garis tersebut akan tepat berada di Ka'bah. Ini sekaligus membuktikan kebenaran sabda Rasulullah SAW tersebut. Arah kiblat di kota Sana'a adalah pada azimuth 326,2°
Bagaimana dengan arah kiblat dalam model Bumi datar? Perhitungan (yang dasar-dasarnya disajikan di sini https://t.co/kIJhxu2oLF) memperlihatkan bahwa arah kiblat model Bumi datar bagi kota Sana'a adalah pada azimuth 320,15°. Atau berselisih 6°. Sekilas selisihnya kecil, namun sejatinya implikasinya fatal. Saat kita menyejajarkan diri dengan arah kiblat model Bumi datar di kota Sana'a, sejatinya kita tak lagi mengarah ke Jabal Dayn. Ini jelas melanggar ketentuan yang digariskan sabda Nabi SAW di atas. Lebih menyesakkan lagi, saat dari kota Sana'a ditarik garis lurus berimpit arah kiblat model Bumi datar tersebut hingga sejauh hampir 820 kilometer, maka ujung dari garis itu ada di satu tempat di dekat kota ad-Damar (Sudan). Terhadap Ka'bah, tempat tersebut berjarak 650 kilometer jauhnya. Ini jelas menunjukkan bahwa model Bumi datar adalah keliru. (Dari Fb Ma'rufin Sudibyo, pakar ilmu bumi dan astronomi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar